Jumat, 16 Desember 2016

BANJARMASIN PART I

Hari pertama di Banjarmasin dimulai dengan pendaratan di Bandar Udara Syamsudin Noor International Airport sore hari (perbedaan  jam dengan Tangerang). Ini kali pertama memijakkan kaki ke Bumi Lambung Mangkurat. Kedatangan kita kali ini dijemput oleh adik kelas semasa kuliah di Atma Jaya Jogja dulu.

Selesai dijemput di bandara, kita langsung bergerak menuju tempat makan yang cukup terkenal di sekitaran bandara Warung Nasi Itik Gambut “Tenda Biru”, tempatnya persis di pinggir jalan. Disini anda dapat merasakan sensasi makan nasi itik yang berbungkus daun pisang dengan bumbu khas Banjar.

Warung Nasi Itik Gambut "Tenda Biru"
Nasi berbungkus daun pisang
Nasi Itik

Setelah selesai makan di tempat tersebut, perjalanan kemudian berlanjut melewati kota Tangerang menuju ke Jembatan Barito (salah satu icon kota Banjarmasin). Sudah lama rasanya ga jalan di jembatan. Terakhir kali jalan di jembatan itu sewaktu di Palembang tepatnya di Jembatan Ampera. Kalau dilihat sekilas, Banjarmasin itu mirip Palembang sama-sama kota sungai dan hampir seluruh penjurunya banyak terdapat sungai.

Perjalanan Menuju Jembatan Barito
Prasasti Jembatan Barito
Jembatan Barito

Selesai dari Jembatan Barito, kemudian perjalanan dilanjutkan menuju salah satu legenda kuliner Banjarmasin, Lontong Orari. Belum lengkap ke Banjarmasin kalo belum ke berkunjung ke tempat ini. Tempat ini terletak di Jl. Seberang Mesjid, mulai buka 10.00-03.00 WITA jadi bagi anda yang kelaparan tengah malam, tempat ini adalah salah satu pilihan yang tepat untuk memanjakan lidah anda.

RM Lontong Orari

Suasana di Lontong Orari

Di tempat ini anda dapat menemukan lontong yang cukup besar untuk satu porsi yang berbentuk segitiga, saran saya sih kalo mau pesen porsi normal disana itu cukup setengah porsi Lontong Orari karena setengah saja porsinya sudah membuat perut anda kenyang. Saran saya, jika kesini pesan lauknya ikan haruan (ikan gabus) karena itu merupakan khas dari tempat ini. Selain lontong, disini juga ada nasi kuning banjar yang mungkin bisa anda coba sekalian.

Lontong Orari Ikan Haruan

Nasi Kuning Telur

Selesai memanjakan perut, akhirnya perjalanan pun dilanjutkan menuju Hotel Summer Bed & Breakfast untuk beristirahat. Hotel ini cukup nyaman dan strategis di pusat jantung kota Banjarmasin (Hotel ini akan kita review di tulisan berikutnya yaaa...)

Hotel Summer Bed And Breakfast Banjarmasin

Oke, itulah hari pertama kita di Banjarmasin yang akan dilanjutkan ke hari berikutnya.......

Selasa, 13 Desember 2016

Pengalaman berharga tiga hari liburan di Banjarmasin...

Setelah sekian lama absen menulis akibat kesibukan di akhir tahun, akhirnya ada kesempatan kembali untuk nulis. Kali ini mungkin lebih cocok untuk buat tulisan mengenai liburan 3 hari kemarin 10-12 Desember 2016.

Awalnya untuk liburan kali ini, sempat merasa ragu karena dihadapkan sama 2 pilihan kota Banjarmasin ataupun Pontianak. Tetapi setelah melakukan stalking di media sosial baik itu Instagram, Facebook maupun beberapa review dari teman-teman blogger akhirnya terpilihlah Banjarmasin.


Perjalanan menuju Banjarmasin

Liburan 3 hari long weekend kemarin diisi dengan perjalanan menuju Banjarmasin Kalimantan Selatan. Ya, ini kali pertama memijakkan kaki ke Bumi Lambung Mangkurat. Kota ini dikenal juga sebagai “Kota Seribu Sungai” karena hampir di setiap sudut kota yang ada di kota ini, anda akan menemukan sungai maupun aliran anak sungai.

Banjarmasin tampak dari pesawat

Finally di kota ini tidak terlalu banyak kesulitan adaptasi karena 2 bulan sebelumnya juga masih baru ke Pulau Kalimantan hanya saja kemarin ke Balikpapan (Kalimantan Timur), dan yang paling penting Banjarmasin ini sangat mirip dengan Kota asal saya Palembang (Sumatera Selatan).

Gerbang masuk Kota Banjarmasin

Di kota ini selain banyak sungai, kulinernya juga tidak jauh berbeda dengan Palembang, yang hampir sebagian besar berupa olahan makanan dari hasil sungai terutama ikan. Hal ini menyebabkan saya tidak terlalu sulit beradaptasi dengan Kota maupun kulinernya.

Banjarmasin Wisata Sungai

Banyak cerita mengenai kota ini yang akan saya ceritakan di tulisan lanjutan, semoga berguna bagi anda yang akan berkunjung ke Banjarmasin...Ulun bangga jadi urang Banua



Jumat, 28 Oktober 2016

Perpaduan Filosofi Handuk

Setelah gathering di Tang City Mall Tangerang semalam, rasanya ada yang perlu ditulis tentang filosofi handuk. Apa sih istimewanya handuk itu ??? Sampai-sampai dibela-belain nulis tentang handuk di blog ini.

Handuk, sebenarnya hal yang sangat biasa berhubungan dengan kita. Setiap hari kita menggunakan handuk setelah mandi ataupun setelah keramas. Handuk memang hanyalah sebuah kain biasa yang digunakan untuk mengeringkan tubuh setelah mandi.


                                                      by : google.com



Lalu, apa filosofinya buat kehidupan ? Handuk yang kita gunakan sehari-hari pertanda kita selalu membutuhkan orang lain disetiap hari kehidupan. Saat kita pakai, handuk akan terasa basah karena menyerap air yang ada di tubuh kita. Begitu juga dengan kehidupan, kita diajarkan untuk menerima segala sesuatu hal dengan rendah hati sama seperti handuk tadi yang menerima ketika dia menjadi basah.

Dalam menggunakan handuk kita bisa menggunakan dari depan ke belakang maupun sebaliknya dari belakang ke depan. Hal ini hampir sama dengan kehidupan dimana kita diajarkan berbagai macam teknik kehidupan yang kemudian didukung dengan pengalaman dan jam terbang di perjalanan hidup kita. 

So, itulah perpaduan filosofi handuk yang memiliki makna di kehidupan.



Senin, 24 Oktober 2016

ECO PLAZA CITRA RAYA, Mal baru di Cikupa...

Cikupa adalah salah satu kecamatan di Kabupaten Tangerang, dengan luas 43.407 km2Kecamatan ini tidak lah terlalu luas hanya saja di Kecamatan ini terdapat kawasan pergudangan dan juga pabrik-pabrik besar seperti Torabika.

Baru-baru ini, tepatnya tanggal 21 Oktober 2016 di Cikupa akhirnya berdiri satu mal (setelah penantian yang cukup lama) yang bernama ECO PLAZA. Mal ini terletak di daerah Cikupa tepatnya di tengah perumahan Citra Raya Cikupa Tangerang.


Grand Opening Eco Plaza Citra Raya 

Mal ini boleh dibilang cukup besar untuk ukuran di daerah Cikupa, dengan menghadirkan tenant-tenant besar seperti Farmers Market, CGV Blitz, Batik Keris, Amazone dan lain-lain. Mal ini cukup lengkap untuk memenuhi kebutuhan dan animo masyarakat di sekitaran Cikupa terutama CGV Blitz.


Batik Keris @Eco Plaza

CGV Blitz yang hadir di mal ini cukup menjadi pelepas dahaga bagi para pecinta film di sekitaran Cikupa. Sebabnya adalah tidak adanya bioskop di sekitaran Cikupa hingga Balaraja. Selama ini apabila ingin menonton harus menuju Karawaci ataupun ke pusat kota Tangerang.

So, semoga dengan hadirnya mal baru ini bisa meningkatkan perekonomian Cikupa ke depannya...

Selasa, 18 Oktober 2016

Finally, Nulis Lagi....

Setelah sekian lama vakum nulis di blog, akhirnya kembali aktif buat tulisan. Padatnya jadwal dan kesibukan dunia kerja sehari-hari membuat waktu tersita cukup banyak. Dan akhirnya tibalah waktu untuk kembali menulis di blog ini.


Hari selasa, 18 Oktober 2016 setelah lama vakum nulis, jadi bingung mau nulis apalagi, sudah biasa nulis travelling di detik.com jd bingung nulis di blog sendiri.

Ya, finally sekarang sudah bisa kembali nulis di blog, i'll be back.

Kamis, 21 Agustus 2014

Ketika Gombong Memanggilku Pulang

     Gombong, mungkin sebagian dari anda belum mengetahui kota ini. Gombong merupakan salah satu kota yang ada di Jawa Tengah. Kota ini akan anda lewati apabila anda menggunakan jalur selatan di Pulau Jawa. Kota ini terletak dekat dengan kota Kebumen yang mungkin anda pernah mendengarnya.

Benteng Van der Wijk


Sisi Lain Benteng Van Der Wijk




     Apa sih istimewanya kota Gombong ini ? Gombong memiliki Waduh Sempor yang mengairi wilayah Gombong dan juga Karanganyar. Selain itu kota ini juga memiliki benteng peninggalan Belanda yaitu, Benteng Van der Wijk. 

 
Waduk Sempor

@Waduk Sempor

      Apabilaanda sedang berada di Jawa Tengah terutama di jalur selatan, silakan mampir ke Gombong...
     

Rabu, 13 Agustus 2014

Welcome to Tangerang

     Haloooo semuaaaa...Setelah sekian lama ga nulis, akhirnya sekarang nulis lagi...Bingung mw nulis apalagi, dah lupa soalnya cara nulis...Hahaha...Kesibukan dan jadwal yang padat jugalah yang membuat sesi penulisan tertunda...

     Hmmmm...Mau nulis apa juga bingung yaaak...Oh ya, per tanggal 7 Agustus 2014, saya kembali berpindah kota tugas. Kali ini ke wilayah Cikupa Tangerang Provinsi Banten. Yakkk untuk kesekian kalinya kita harus siap pindah kemanapun...

    Tangerang, ya inilah kota yang selalu menjadi awal petualangan kerja. Dulu dari kota ini juga kita mengawali perjuangan awal kerja, dan sekarang Tangerang kembali memanggilku pulang. Hahaha...




    Pindah kota, pindah kost lagi. Yak ini adalah kost di Provinsi ke-5 setelah kost di Jogja (DIY), Cimahi (Jawa Barat), Jakarta (DKI), Pekanbaru (Riau), Bogor (Jawa Barat), dan Tangerang (Banten). Hahaha...Udah bisa dikasih rekor MURI harusnya yaaaa...

    Pesan dari seorang teman untuk di kota yang baru : "Kalo kamu masuk kandang kambing itu mengembek jangan mengaum nanti mereka menjauh, begitu juga sebaliknya kalo di kandang macan kamu jangan mengembek tar kamu diterkam. Berlaku lah sesuai dengan tempatnya, dan beradaptasilah" -Paskalius Abraham (MID;2014)-

   Enjoy di kota yang baruuuuuu Emon....