Kamis, 27 Februari 2014

Masjid Agung An-Nur, Taj Mahal dari Pekanbaru

     Masjid Agung An-Nur Pekanbaru, mungkin anda belum pernah mendengarnya atau bahkan ada juga yang sudah pernah mendengarnya. Ya, masjid ini terletak di Provinsi Riau tepatnya di kota Pekanbaru. Masjid ini dibangun pada tahun 1963 dan dikerjakan hingga 1968 dan menjadi salah satu masjid terbesar di Provinsi Riau.



Masjid An-Nur siang hari

Masjid An-Nur malam hari

     Jika anda yang sudah pernah ke kota Agra di India atau bahkan pernah membaca tulisan mengenai Taj Mahal, bisa anda lihat kemirioannya dengan masjid An-Nur di Pekanbaru ini. Arsitektur masjid An-Nur ini dipengaruhi gaya Melayu, Arab dan juga India.

    Apapun agamamu, jangan pernah merasa agamamu lebih hebat daripada agama orang lain. Agama adalah bagaimana cara dirimu menyembah Tuhan dan menghargai sesama.

     Meskipun saya sebenarnya non-muslim, tapi dari kecil saya diajarkan untuk toleransi antar umat beragama. Dari kecil saya sudah memiliki banyak teman-teman muslim dan saya tidak pernah mempermasalahkannya. Dan untuk masuk ke masjid An-Nur ini juga saya tidak merasa canggung ataupun aneh karena saya menjunjung tinggi nilai-nilai yang dimiliki agama lain.

Foto di Masjid An-Nur Pekanbaru


An-Nur in the night





     Yah, itulah sedikit cerita tentang perjalanan di Masjid An-Nur Pekanbaru. Jika ada waktu atau sedang ada di kota Pekanbaru, sempatkan mampir di Masjid An-Nur Pekanbaru untuk berfoto ataupun untuk beribadah (untuk anda teman-teman muslim).

Selasa, 25 Februari 2014

Jadilah Bunga Mawar Di Tepi Jurang

     Ga terasa hari ini sudah tanggal 26 Februari 2014...Hari terus berganti hari...Pagi ini Jakarta diguyur hujan dari dini hari...Yah, itulah Jakarta, semakin hari semakin ekstrim cuacanya...Well, the life must go on kata orang...wkwk

      Inti dari tulisan ini sebenernya bukan mau bahas hujan Jakarta sih, tapi lebih membahas tentang jalan hidup. Ga tau kenapa, akhir-akhir ini semangat hidup semakin hilang, semakin bukan menjadi diri sendiri. Dari dulu sih terkenal percaya diri, semangat (sampai mempopulerkan "Spirit KeJu 27 mode on !!!) tetapi akhir-akhir ini semangat itu hilang entah kemana.

   Betul kayaknya kata pepatah "semakin tinggi pohon, semakin kencang juga angin yang menghantamnya"...Nah kayaknya aku salah satu pohon yang dihantam, truz jatuh dan tak bisa bangkit lagi (butiraaaaan debuuuu......wkwk)...Akhir-akhir ini semangat hidup semakin berkurang, jadi orang pesimis, lemah, dll yang membuat jalan hidup entah kemana harus bertepi.

     Banyak bunga mawar yang mekar menjadi bunga yang indah, tetapi bunga mawar yang paling indah selalu tumbuh di tepi jurang
     Kalimat itu mungkin hal yang biasa bagi kita, tapi secara psikologi memliki arti yang dalam (mentang-mentang anak SDM ceritanya...hehehe)...Tahukah anda, bunga mawar tersebut diibaratkan dengan manusia. Manusia bisa tumbuh menjadi seseorang yang baik, bijaksana, atau bahkan menjadi pemimpin yang menjadi panutan. 

     Tetapi tahukah anda, sama seperti bunga mawar yang paling indah selalu akan tumbuh di tepi jurang, begitu juga dengan manusia. Manusia yang benar-benar baik, benar-benar bijaksana ataupun pemimpin yang jadi panutan juga berasal dari tepi jurang. Tepi jurang disini bukan dalam arti sebenarnya yaaa...Tepi jurang disini maksudnya adalah manusia tersebut akan menjadi demikian setelah dia pernah merasakan sulitnya penderitaan, bekerja keras dan penuh perjuangan untuk di tempa menjadi manusia yang benar-benar berguna (baik bagi diri sendiri maupun bagi sesama).

Mawar Ungu
     So, dari ilustrasi di atas...Jadilah manusia yang berguna bagi diri sendiri dan sesama. memang tidak mudah ataupun tidak gampang karena untuk menjadi demikian dibutuhkan proses yang cukup panjang dan juga membutuhkan kesabaran anda. 

      Keep the spirit high !!! 

Spirit KeJu 27 mode on !!!
 
       

Kamis, 20 Februari 2014

Naik-naik ke Puncak Bogor (Jawa Barat)

       Kawasan Puncak Bogor (Jawa Barat)...Siapa sih orang yang belum pernah mendengar daerah yang satu ini ??? Mungkin sebagian dari kita sudah pernah pergi ke sana atau bahkan sudah berulang kali pergi kesana...Terutama buat anak-anak muda yang sedang dimabuk asmara, kawasan puncak memang romantis apalagi dengan hawa nya yang cukup sejuk....

          Puncak memang terkenal akan hawanya yang sejuk, itu juga yang mendasari saya ingin selalu pergi ke Puncak. Seperti tradisi, kalau ke yang namanya kota Bogor pasti kena hujan. Tark terkecuali setiap perjalanan kesana.

Kawasan Puncak via Rindu Alam
Sejuknya udara di Puncak Pass
         
        Touring bersama si "merah" kembali ke Puncak Jawa Barat merupakan hal yang cukup menantang, dimana jalanan menuju Puncak Pass adalah tanjakan yang berkelok-kelok (serasa di Bukittinggi). Tapi itulah seni dan tantangan untuk menaklukkan jalanan menuju Puncak Pass...

si "Merah" di Puncak Pass, Jawa Barat

          Dan yang pasti, kalo di Puncak Pass jangan lupa makan jagung bakar dan juga minum yang hangat-hangat, namanya juga di daerah dingin dan sering hujan...

           Bagi anda yang ingin menginap, Puncak Pass menawarkan banyak pilihan mulai dari losmen, motel, villa, hingga hotel. Ya pintar-pintar memilih sesuai budget aja deh...

Jagung Bakar & Teh Susu


Menikmati lukisan alam di Puncak Pass
          Dan begitulah beberapa cerita di Puncak Pass Jawa Barat bersama si "merah"....he he he.....

Selasa, 15 Oktober 2013

Candi Muara Takus, Sisa Kejayaan Sriwijaya di Riau

Candi Muara Takus, mungkin kita pernah mendengarnya waktu pelajaran sejarah di zaman sekolah. Buatku sih, Candi Muara Takus sudah tidak asing lagi namanya karena aku tinggal dan besar di Palembang.

Pintu Masuk Candi Muara Takus


Candi Muara Takus adalah salah satu peninggalan kerajaan Sriwijaya di masa lampau. Candi Muara Takus dan prasasti kedukan bukit merupakan dua sisa peninggalan Sriwijaya hingga masa kini.

Aduhhh, kok jadi malah ngomongin pelajaran sejarah ya ???

Ok, kita mulai...

Awalnya, sejak pindah di Pekanbaru aku jadi bingung tentang obyek wisata disini...

Searching2 di google ada tulisan Candi Muara Takus ada di Riau sini...What ??? Setahuku sejak zaman SD aku tahunya Candi Muara Takus itu di Jambi...

Candi Muara Takus


Sejak saat itu, timbul niatan mau ke Candi Muara Takus (mumpung sekarang lagi di Riau)...

Situs Candi Muara Takus adalah sebuah situs candi Buddha yang terletak di di desa Muara Takus, Kecamatan XIII Koto, Kabupaten Kampar, Riau, Indonesia. Situs ini berjarak kurang lebih 135 kilometer dari Kota Pekanbaru. (Wikipedia)
Perjalanan pun dimulai, berangkat subuh2 jam 5 pagi dengan menggunakan my lovely Revo (biasalah bikers). Berangkat subuh supaya ga macet soalnya jalan menuju Muara Takus itu jalan lintas menuju Padang kalau dari Pekanbaru.

Si "MERAH" di Candi Muara Takus

Kurang lebih 2 jam perjalanan dari Pekanbaru, sampai juga di Muara Takus dengan bermodalkan papan plang jalan dan nanya2 ke warga sekitar dan tentunya petugas POM Bensin (Kalo bikers sejati pasti sering nanya petugas POM Bensin)...

Well, sekarang aku percaya Candi Muara Takus itu ada di Riau bukan di Jambi (TOLONG PENERBIT BUKU SEJARAH MOHON DIPERBAIKI !!!!)
Sebagai orang Palembang, aku merasa bangga bisa menginjakkan kaki di Candi ini, bagaimanapun ini adalah salah satu peninggalan kerajaan Sriwijaya yang berpusat di Palembang. Meski agak telat baru bisa kesini, aku bersyukur pernah kesini...



Ya, itulah Candi Muara Takus. Dengan bangunan bata merahnya yang mengagumkan, aku beruntung pernah menginjakkan kakiku disana.
Buat anak muda di Indonesia, jangan pernah lupa sejarah. Ingat Sriwijaya pernah menyatukan Nusantara dan mencaplok wilayah negara lain. Saat ini tugas kita cuma mempertahankan NKRI. Bagaimana caranya ??? 
Tiap orang pasti punya cara yang berbeda-beda...

Luv u always Candi Muara Takus...





Rabu, 02 Oktober 2013

PEKANBARU, KOTA BERTUAH

PEKANBARU, KOTA BERTUAH

Yaaak, setelah sekian lama vakum akhirnya sekarang mulai menulis lagi.... 

Kali ini harus cerita apa ya ???

Berhubung sekarang sudah ada di kota baru lagi, sedikit demi sedikit kita bahas aja kota yang sekarang sedang aq tinggali...

PEKANBARU...

Apa yang anda pikirkan mendengar nama kota itu ???

"Kota ASAP", "KOTA SAWIT", "KOTA MINYAK", "CALTEX/CHEVRON" ???



Ya, mungkin itu cuma sebagian kecil saja tentang kota Pekanbaru ini...

Pertama kali harus ditugasin ke kota ini rasanya agak gimana gitu...

Sudah melanglangbuana di Pulau Jawa selama 6 tahun, sekarang Sumatera harus memanggilku pulang...

Huaaaa...

Rasanya males banget harus pulang ke Sumatera lagi...

Tapi untungnya ke Pekanbaru, bkn pulang ke Palembang (Bosan dr TK sampe SMA dsna)...

Sebenarnya Pekanbaru bukanlah kota yang asing buatku...

Pekanbaru itu sejarah masa kecil, dulu kalo liburan sekolah mau ke Medan pasti mampirnya kalo ga di Pekanbaru ya Padang...

Dari kecil sudah tahu Pekanbaru sedikit-sedikit lah...



Pasar Bawah, Mall Pekanbaru, Jl. Nangka (yang sekarang sudah jd Jl. Tuanku Tambusai), Jl. Sudirman, MTQ, sampai Danau Kayangan di Rumbai...

Sekarang Pekanbaru memang banyak berubah, sudah banyak gedung-gedung tinggi kayak di Jakarta...

Sampai gedung pengprov nya yang mirip marina bay kalo di Singapura...






Salut untuk arsitektur dan tata kota Pekanbaru...

Dan satu lagi, meski aq sudah banyak jalan ke berbagai kota di Indonesia dari ujung Sumatera sampai Bali, menurutku Pekanbaru adalah kota paling bersih yang pernah ada di Indonesia 

 All is well, sekarang ga terasa sudah 5 bulan di kota ini...

Pekanbaru tetaplah jadi kota bertuah...

Love u kota masa kecilku...

Selasa, 15 Januari 2013

Ketika Jogja memanggilku pulang







Yaaaaaaa.......

Yogyakarta.......

Siapa sih yg ga tw Jogja ???

Kota pelajar, kota gudeg, kota budaya, kota musisi, dll....


JOGJA ISTIMEWA dan 'KAN SELALU ISTIMEWA DI HATIKU...


 Itulah sepenggal akhir kata2 iklan SIDO MUNCUL...

Mungkin, buat sebagian orang yang pernah tinggal atau pernah mampir di Jogja pasti akan selalu punya kenangan sendiri terhadap kota ini...

Mulai dari kenangan indah, kenangan manis, kenangan pahit (cth : diputusi pacar wkt kuliah di Jogja)...

Ahhhh, biarlah itu jadi kenangan antara Jogja dan orang yang mengenangnya...

Kalo ditulis semua, mungkin cerita tentang Jogja pasti ga bakal ada habisnya...

Tapi yang paling utama, aq bahagia dan seneang bs hidup (walau cuma beberapa tahun) di Jogja...

Semua kenangan itu biarlah jadi cerita antara aku dan Jogja...

Jogja...Tetaplah ISTIMEWA selalu...

Jakarta kebanjiran...

Hujaaaannnn......Banjiiiiiirrrr.....Maceeeeet.....

Itulah Jakarta.....

Dah biasa kali ya denger hal2 gt....

Ya tapi apa mau dikata, hidup harus terus berjalan....

BKT (Banjil Kanal Timur) yang udah dibangun aja serasa masih kurang gede...

Jakartaaaa oh Jakartaaaa....

Itulah kenapa aq lebih milih Jogja daripada Jakarta...

Setidaknya, di Jogja itu sistem drainase airnya lebih jelas daripada di Jakarta...

Pliiissss Jakarta, belajarlah sistem drainase dari Jogja...

Love u Jakarta....